Saturday, 6 June 2015

Puasa Ramadhan 2015

Pelaksanaan Puasa Ramadhan di Indonesia 2015 akan serentak serentak dilaksanakan bersama oleh pemeluk umat muslim baik NU maupun Muhammadiyah. Pelaksaan awal puasa ramadhan akan dimulai pada Kamis, 18 Juni dan akan berlangsung selama 29 hari hingga jatuhnya hari Raya Idul Fitri pada hari Jum'at, 17 Juli 2015. 

Perkiraanya Puasa Ramadhan 2015 adalah awal ramadhan akan akan kesamaan mulai tahun tahun 2015 hingga tahun 2022. Hal ini di karenakan oleh perhitungan posisi bulan yang berada cukup tinggi yaitu:

Tinggi hilal pada malam Rabu tanggal 17 juni 2015 adalah setinggi -2,32 derajat dan pada saat matahari terbenam hilal akan berada di bawah ufuk, dengan kata lain hilal belum wujud dan kemungkinan tidak akan bisa dirukyat/dilihat. Baru pada malam Kamis nya tinggi hilal 10,15 derajat, artinya hilal sudah wujud dan sudah melebihi batas minimal 2 derajat untuk bisa dirukyat  Dengan demikian, awal Ramadhan 1436 H adalah Hari Kamis, 18 Juni 2015 M.
Ramadhan di Indonesia kali ini  memang sedikit unik dari biasanya. Kalau dulu sering terjadi perbedaan Antara NU dan Muhammadiyah. Kali ini Nu dan Muhammadiyah akan menjalankan puasa ramadhan serta idul fitri bersama-sama. Jadi perayaan Idul fitri di indonesia juga akan semakin ramai. 

Pelaksanaan Ramadhan di Indonesia 2015

Doa,berbuka,puasa,ramadhan

Berdoa sebelum menyantap hidangan berbuka puasa adalah hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Saat seharian penuh menahan haus dan lapar. Terkadang banyak diantara kita yang terburu-buru menghabiskan makanan dan minuman tanpa lebih dahulu membaca Doa. Oleh sebab itu membiasakan diri Doa sebelum Berbuka sebaiknya dilakukan agar Puasa Ramadhan kita lebih Afdol dan kita senantiasa mendapatkan berkah dari apa yang kita makan saat berbuka.

Berdoa sebenarnya bukan hanya melafalkan bacaannya saja, tetapi juga lebih pada penekanan maknanya. Terlebih lagi banyak doa-doa dalam islam yang berbahasa arap. Oleh karena itu penekanan yang harus dilakukan adalah memahami arti dari bacaan doa tersebut, agar apa yang kita lafalkan tertanam dalam hati dan tingkah laku kita. Doa yang dilakukan dengan ikhlas hanya kepada Allah akan mempunyai kekuatan yang luas biasa.

Berikut ini adalah lafadz dan arti bacaan doa berbuka puasa Ramadhan.

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka, Maha besar Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang.

Sekilan tentang bacaan doa berbuka puasa semoga Amalan-amalan baik puasa ramadhan kita diterima Allah SWT.

Doa Berbuka Puasa Ramadhan

Friday, 5 June 2015

Hukum Menjalankan Puasa bagi orang Sakit-sakitan

Hukum
menjalankan puasa bagi orang sakit-sakitan adalah boleh tidak berpuasa. 
Sakit-sakitan disini dengan catatan bahwa apabila orang sakit itu berpuasa akan bertambah penyakitnya. Namun sebelum orang yang sakit itu meningalkan puasa hendaklah ia berkonsultasi dulu mengenai penyakitnya itu kepada dokter yang dipercayainya baik. Setelah didiagnosa oleh dokter tentang penyakitnya itu, apabila memang tidak memungkinkan untuk menjalankan puasa maka ia boleh tidak berpuasa sampai sakitnya sembuh dan mengantinya di hari yang lain selain bulan ramadhan. Jika ia tidak mampu menganti hendaklah ia membayar Fidyah, yaitu memberi makan kepada orang miskin.

Berikut ini adalah dalil terkait dengan Hukum Menjalankan Puasa Bagi orang yang sakit-sakitan:

Maka Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al-baqarah 184)


Hukum Menjalankan Puasa bagi orang Sakit-sakitan

Hukum Menjalankan Puasa Ramadhan

Hukum puasa ramadhan adalah wajib dilaksanakan bagi umat islam. Wajib berarti harus dijalankan dan bila ditingalkan akan mendapat dosa. Namun jika bukan beragama islam maka tidak wajib menjalankan Puasa ramadhan.

Dalam Pelaksanaanya Puasa ramadhan terdapat beberapa kriteria Syarat wajib yang harus dipenuhi. Jika tidak memenuhi kriteria syarat wajib tersebut puasa ramadhan juga tidak sah dilaksanakan.

Puasa Ramadhan juga sebagai implementasi pelaksanaan salah satu dari rukun islam yang ke empat. Dalil mengenai Hukum puasa ramadhan telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam surat Al-baqarah ayat 183 yang berbunyi. 

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ 

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, 
Serta dalam hadist nabi Muhammad yang berbunyi:
”Islam di bangun atas lima perkara: bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, menunaikan ibadah haji dan puasa pada bulan ramadhan. (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat muslim: “Puasa pada bulan ramadhan dan menunaikan haji”. Kaum muslimin telah berjima (bersepakat) bahwa puasa pada bulan ramadhan adalah wajib dan barang siapa mengingkarinya maka ia kafir.

Hukum Menjalankan Puasa Ramadhan


Puasa Ramadhan jika dilaksanakan dengan ikhlas dan sunguh-sunguh mempunyai nilai pahala tinggi yang akan diberikan Allah kepada orang yang menjalankanya diakhirat nanti. Tidak hanya itu, Pelaksanaan Puasa Ramadhan juga memberikan dampak positif dalam kehidupan di dunia. Mulai dari segi jasmani maupun rohani.

Inilah Hikmah puasa ramadhan yang bisa kita peroleh:

Puasa dapat membentuk ketahanan kerohanian yang kuat. Sehingga jika seseorang sudah memilik ketahanan Rohani yang kuat, maka ia akan mampu menghadapi tantangan-tantangan yang dihapainya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berpuasa Ramdahan 30 hari berturut-turut dapat melatih orang menjadi Sabar selama berpuasa selalu melatih diri menahan hawa nafsu, makan dan minum serta godaan-godaan yang lain. Sehingga kesabaran itu akan semakin memperkuat kerohanian seseorang.
Puasa dapat Menyehatkan Tubuh. Menurut kalan medis asal segala penyakit adalah dari perut. Setiap hari manusia selalu mengisi perut dengan berbagai macam makanan dan tak jarang pulan banyak yang berlebihan dan tidak teratur. Oleh sebab itu mengistirahatkan perut dengan berpuasa dapat menyehatkan kesehatan tubuh kita.
Puasa dapat Menumbuhkan Kedermawanan Seseorang. Dengan berpuasa manusia bisa merasahan haus dan lapar, letih dan dahaga. Ia juga bisa merasakan apa yang dirasakan orang miskin ketika merasakan hal itu. Sehingga akan mampu mengugah hatinya untuk menjadi orang yang dernawan.

Baca Juga : Amalan yang Baik Saat Ramadhan

Hikmah Menjalankan Puasa Ramadhan

Inilah Kemuliaan Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat muslim. Bulan ramadhan merupakan bulan penuh kemuliaan yang dimuliakan oleh Allah SWT melebihi seribu bulan. Oleh karena itu seorang muslim akan sangat rugi jika tidak melakukan kegiatan ibadah apa-apa di bulan yang mulia itu.

Dalam sebuah Hadist Puasa Ramadhan yang telah diriwayatkan oleh Ibn Abbas Nabi Muhammad SAW Bersabda:
Seandainya umatku mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam bulan Ramadhan itu, pastilah mereka menginginkan supaya seluruh bulan dalam setahun terdiri dari bulan Ramadhan. Karena dalam bulan Ramadhan itu berkumpul bermacam-macam kebaikan yang memberi pahala, taat yang diterima, do’a diperkenankan, dosa diampuni, dan timbul kerinduan akan sorga”. (H.R. Ahmad dari Ibnu Abas). 
Subhanallah, sebegitu besar kemuliaan bulan ramadhan sampai jika semua umat muslim tahu Rahasia Puasa Ramadhan, pastilah semua orang muslim mengharapkan kehadiran Ramadhan.

Inilah Kemuliaan Bulan Ramadhan

Tuesday, 2 June 2015


Lupa Makan atau Minum Saat Berpuasa merupakan hal wajar yang kadang terjadi saat menjalankan ibadah puasa. Lupa merupakan sifat alami yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu apabila seseorang sedang menjalankan ibadah puasa sedangkan ia tiba-tiba Makan dan minum dengan tidak sengaja karena Lupa maka puasa orang tersebut tidak menjadi batal dan boleh meneruskan sampai berbuka dan tidak wajib pula mengantinya.

Beberapa Hadist yang menunjukan bahwa tetap sah puasanya orang yang lupa makan dan minum tanpa disengaja saat berpuasa adalah:

Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa makan karena lupa sementara ia sedang berpuasa, hendaklah ia menyempurnakan puasanya karena sesungguhnya Allah telah memberinya makan dan minum.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah saw bersabda:“Barangsiapa yang lupa sementara ia sedang puasa, lalu dia makan atau minum, hendaklah ia melanjutkan menyempurnakan puasanya karena ia telah diberi makan dan minum oleh Allah.” (Imam Muslim)
Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang ifthar pada bulan Ramadhan karena lupa maka tidak ada (kewajiban) qadha’ baginya, dan tidak juga kafarat.”  (H.R. Hakim) 
Rasulullah saw bersabda" Sesungguhnya Allah telah memaafkan dari umatku ini ketidaksengajaan, kelupaan, dan apa yang dipaksakan kepada mereka. " (Hadits Shahih, HR Ibnu Majah). 
Baca Juga :  Amalan yang baik saat Ramadhan

Lupa Makan atau Minum Saat Berpuasa

Source image : mazine.co
Hukum wanita Haid berpuasa adalah Haram hukumnya. Artinya seseorang yang sedang Haid tidak boleh atau dilarang menjalankan puasa, baik puasa sunnah maupun puasa wajib, dan Jika tetap menjalankan puasa maka tidak sah puasanya tersebut.

Lalu berkenaan dengan larangan wanita haid berpuasa telah diriwayatkan dalam salah satu hadist aisyah istri nabi muhammad.
Apabila yang demikian itu (haid) menimpa kami, maka kami disuruh (oleh Rasulullah) mengqadha puasa namun tidak disuruh untuk mengqadha solat.” (Shahih Muslim­)


Hukum Wanita Haid Berpuasa

Bulan ramadhan adalah bulan penuh berkah dan pahala. Bulan ramadhan adalah bulan yang baik. Bahkan diibaratkan lebih baik dari pada seribu bulan. Oleh sebab itu melakukan kegiatan yang baik dibulan ramadhan akan memperoleh pahala yang berlipat-lipat ganda.  

Seperti Hadist yang telah diriwayatkan Abu Hurairah:  

"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah  mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang tidak memperoleh kebaikannya, maka ia tidak memperoleh apa-apa." HR. Ahmad dan an-Nasa`i.

Berikut adalah amalan-amalan yang Baik di Bulan Ramadhan :

Menjalankan Ibadah Puasa

Amalan yang paling baik pada bulan ramadhan adalah berpuasa sebagaimana yang telah diperintahkan Allah dalam surat Al-Baqarah 183 : 
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah:183)

Dan sebagai pelaksanaan rukun iman yang ke empat yang telah di sabdakan oleh Nabi Muhammad SAW:
Islam didirikan di atas lima perkara, yaitu bersaksi bahwa tidak Ilah yang berhak disembah selain Allah I dan Muhammad r adalah rasul Allah , mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan pergi ke Baitul Haram.

Membaca Al-Quran


Bulan Ramadhan adalah bulan dimana Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk untuk umat manusia.  Oleh karena membaca A-quran dan memahami maknanya  akan dilipat gandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Bulan Ramadhan, bulan yang diturunkan di dalamnya Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)” (Al Baqarah : 185)

Al-Quran Juga bisa menjadi syafaat bagi orang-orang yang membacanya pada hari kiamat.

Bacalah Alquran, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi ahlinya (yaitu, orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya). (HR Muslim).

Melaksanakan Shalat Tarawih 


Shalat Malam adalah amal ibadah yang amat baik saat bulan Ramadhan. Seperti yang telah di sabdakan oleh Nabi Muhammad.
Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang telah lalu.

Memperbanyak Bersedekah

Bersedekah adalam Kegiatan yang mulia dibulan ramadhan. Menyedekahkan apa yang kita miliki kepada sesama pada saat ramadhan nilainya lebih utama dari pada hari-hari biasa. Hal inipun telah dijelaskan oleh Nabi muhammad SAW saat ditanya oleh salah seorang sahabat.
Diriwayatkan dalam hadist shahih: Rasullah ditanya: “sedekah manakah yang paling utama? beliau menjawab: Sedekah di Bulan Ramadhan.” (H.R. Turmudzi).

Memperbanyak Berdiam diri di Masjid (Beriktikaf)

Salah satu Kegiatan yang sering dilakukan Rasulullah adalah beritikaf, seperti yang diceritakan oleh Aisyah RA: 
“Sesungguhnya Nabi SAW selalu i’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan sampai meninggal dunia, kemudian istri-istri beliau beri’tikaf sesudah beliau.


Amalan Baik di Bulan Ramadhan

Powered by Blogger.

 
Sekilastau © 2015 - Designed by Templateism.com | Distributed By Blogger Templates