Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2015

Memahami Tentang Maskawin

Maskawin disebut juga mahar, sadaq, nihlah dan faridah. Menurut istilah syara’, maskawin artinya sesuatu yang diberikan oleh pihak laki-laki kepada calon isterinya sebagai tukaran atau jaminan bagi sesuatu yang akan diterima darinya. Maskawin adalah hak isteri. Banyak sedikitnya maskawin tidak dibatasi oleh syari’at islam, melainkan atas kemampuan suami dan keridlaan isteri. Meskipun demikian seorang suami hendaklah benar-benar mampu untuk membayar maskawin yang diminta isteri, karena maskawin yang telah ditetapkan tersebut,  jumlahnya menjadi hutang bagi suami, dan wajib dibayar sebagaimana hutang kepada orang lain.
Firman Alloh SWT :
وَآَتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً فَإِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَرِيئًا
“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (seba…

Pengertian Tentang Tasawuf

Secara etimologi ada beberapa pendapat tentang asal kata tasawuf. Diantaranya pendapat yang mengatakan bahwa tasawuf berasal dari kata Suf (صوف), bahasa Arab untuk wol, merujuk kepada jubah sederhana yang dikenakan oleh para asetik Muslim. Namun tidak semua Sufi mengenakan jubah atau pakaian dari wol. Ada juga yang berpendapat bahwa sufi berasal dari kata saf, yakni barisan dalam sholat. Pendapat lain  menyatakan bahwa akar kata dari Sufi adalah Safa (صفا), yang berarti kemurnian. Hal ini menaruh penekanan pada Sufisme pada kemurnian hati dan jiwa.  Ada yang berpendapat bahwa tasawuf berasal dari kata ahl al-suffah, yaitu orang-orang yang ikut pindah dengan Nabi dari Mekkah ke Medinah, kehilangan harta benda dan dalam keadaan miskin, mereka tinggal di mesjid dan tidur di atas batu dengan memakai pelana sebagai bantal. Pelana ini disebut suffah. Meskipun miskin,  ahl suffah  berhati mulia, tidak mementingkan keduniaan, itu merupakan sifat-sifat kaum sufi. Ada yang berpendapat kata tasa…

Pengertian Budi Pekerti

Secara etimologi kata etika sangat dekat de ngan moral. Etika berasal dari bahasa Yunani ethos yang berarti adat kebiasaan. Adapun Moral berasal dari bahasa Latin mos yangjuga mengandung arti adat kebiasaan. Dan  menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, moral berarti : ajaran baik-buruk yang diterima umum mengenai sikap, akhlak, budi pekerti.[1]Budi Pekerti berarti : tingkah laku , perangai , watak, akhlak.[2] Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara moral dan budi pekerti erat sekali kaitannya, keduanya sama-sama memiliki arti perilaku terpuji .
Budi pekerti merupakan rangkaian dari dua kata yaitu budi dan pekerti. Budi bermakna alat batin yang merupakan paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk. Sedangkan pekerti adalah tingkah laku, perangai, akhlak, watak. Berbudi berarti mempunyai budi, bijaksana, berakal, berkelakuan baik, murah hati dan baik hati.
Berdasarkan  beberapa  pengertian di atas, dapat dikatakan bahwa  budi pekerti pada dasarnya merupakan sikap dan pril…

Pengertian Tentang Etika

Kata etika secara etimologi  berasal dari bahasa Yunani; ethos; yang berarti watak kesusilaan atau adat. Menurut Oxford dictionary etika adalah“moral principles that govern a person’s behaviour or the conducting of an activity:medical ethics also enter into the question”.  Pengertian lain menunjukkan bahwa etika adalah “the branch of knowledge that deals with moral principles: neither metaphysics nor ethics is the home of religion”[1].
Sedangkan secara epistemologi,  istilah etika adalah ilmu yang menjelaskan baik dan buruk, menerangkan apa yang seharusnya dilakukan manusia, menunjukkan tujuan dan jalan yang harus dituju, dan apa yang harus dilakukan.[2]
Konsep etika bersifat humanistis dan anthropocentris, karena didasarkan pada pemikiran manusia dan diarahkan pada perbuatan manusia. Dengan kata lain etika adalah aturan yang dihasilkan oleh akal manusia.Dengan demikian etika adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menja…

Pengertian Tentang belajar

Belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam menyelenggarakan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Ini berarti, bahwa berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan itu amat tergantung pada proses belajar yang dialami siswa baik ketika ia berada di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri.

Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu belajar dapat terjadi kapan saja dan dimana saja.Salah satu pertanda bahwa sesorang itu telah belajar adalah adanya perubahan pada tingkah laku pada diriorang itu yang mungkin disebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkat pengetahuan, keterampilan, atau sikapnya. Arti penting belajar bagi kehidupan manusia Belajar juga memainkan peran dalam mempertahankan kehidupan sekelompok umat manusia (bangsa) di tengah-tengah persaingan ya…

Pengertian Tentang Motivasi

Menurut Mc. Donald, yang dikutip Oemar Hamalik motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Dengan pengertian ini, dapat dikatakan bahwa motivasi adalah sesuatu yang kompleks.

Motivasi  akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan energi yang ada pada diri  untuk kemudian bertindak atau melakukan sesuatu. Serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelak perasaan tidak suka itu.

Menurut Siti Sumarni, Thomas L. Good dan Jere B. Braphy mendefinisikan motivasi sebagai suatu energi penggerak dan pengarah, yang dapat memperkuat dan mendorong seseorang untuk bertingkah laku. Ini berarti perbuatan seseorang tergantung motivasi yang mendasarinya. Motivasi adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Masih dalam artikel Siti Sumarni, motivasi secara harafiah yaitu…

Pengertian dan Penyebab Obsesif kompulsif

Obsesif kompulsif adalah suatu gangguan cemas yang ditandai dengan adanya suatu ide yang mendesak dan adanya dorongan yang tak dapat ditahan untuk melakukan sesuatu dan dilakukan dengan berulang kali. Obsesi sendiri memilki pengertian gagasan, bayangan, dan impuls yang timbul didalam pikiran secara berulang-ulang, sangat mengganggu dan pasien merasa tidak mampu untuk menghentikannya (David A Tomb. 2000:107).


Pikiran yang muncul itu biasanya tidak dikehendaki, menimbulkan penderitaan, dan kadang menakutkan atau membahayakan (misal: dorongan untuk melompat ke depan mobil yang sedang berjalan; pikiran bahwa pasien akan menyerang pasangannya), dan seringkali menimbulkan hendaya dalam menjalankan fungsi kehidupannya. Banyak pasien kemudian mengembangkan ritual atau kompulsi (menghitung, menyentuh, membersihkan) untuk menyingkirkan peristiwa yang tidak diinginkan atau memuaskan pikiran obsesinya (Misal, Obsesi tentang kekotoran akan menimbulkan tindakan ritual cuci tangan). Kompulsi adalah…

Pengertian Tentang Religiusitas

Religiusitas berasal dari kata religi, religion (Inggris), religie (Belanda) religio/relegare (Latin) dan dien (Arab). Kata religion (bahasa Inggris) dan religie (bahasa Belanda) adalah berasal dari bahasa induk dari kedua bahasa tersebut, yaitu bahasa Latin “religio” dari akar kata “relegare”yang berarti mengikat. Menurut Cicero, relegare berarti melakukan sesuatu perbuatan dengan penuh penderitaan, yakni jenis laku peribadatan yang dikerjakan berulang-ulang dan tetap. Lactancius mengartikan kata relegare sebagai mengikat menjadi satu dalam persatuan bersama. Dalam bahasa Arab, agama di kenal dengan kata al-din dan al- milah. Kata al-din sendiri mengandung berbagai arti. Ia bisa berarti al-Mulk (kerajaan),al-khidmat (pelayanan), al-izz (kejayaan), al-dzull (kehinaan),al-ikrah (pemaksaan), al-ihsan (kebajikan), al-adat (kebiasaan), al-ibadat (pengabdian), al-qahr wa al-sulthan (kekuasaan dan pemerintahan), al-tadzallul wa al-khudu (tunduk dan patuh), al-tha’at (taat), al-islam al-tau…

Hukum Seorang Suami Meminta Maskawin Setelah Perceraian

Seorang suami yang menjatuhkan Talak kepada Isteri, maka isteri tidak berkewajiban untuk mengembalikan mahar tersebut. Sedangkan jika sang Isteri yang menjatuhkan Talak kepada sang Suami (Khulu’), tetapi, tetap yang menceraikan adalah suami dengan meminta beberapa imbalan seperti meminta sang Isteri untuk mengembalikan pemberian mahar sang Suami tersebut kepadanya, maka Isteri wajib mengembalikan mahar tersebut kepada sang Suami.

Hal itu berdasarkan hadits dari Ibnu ‘Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:“Sesungguhnya isetri Tsabit bin Qais datang kepada Rasulullah SAW, ia berkata: “wahai Rasulullah, aku tidak mencelanya (Tsabit) dalam hal akhlaknya maupun agamanya, akan tetapi aku benci kekufuran (karena tidak mampu menunaikan kewajibannya) dalam Islam” Maka Rasulullah SAW berkata padanya: “Apakah kamu mengembalikan pada suamimu kebunnya? Wanita itu menjawab: iya. Maka Rasulullah SAW berkata kepada Tsabit: “terimalah kebun tersebut dan ceraikanlah ia 1 kali talak” (HR Bukhori, Nasa’iy d…

Niat dan Pelaksanaan Shalat Hajat

Shalat Hajat adalah shalat sunnah yang dilakukan seorang muslim karena mempunyai hajat atau keinginan agar keinginanya dikabulkan oleh Allah SWT.  Seperti yang telah tertulis dalam salah satu hadist  "Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian salat dua rakaat (Salat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat" ( HR.Ahmad )

Pelaksanaan Shalat Hajat tidak mempunyai waktu-waktu tertentu seperti shalat wajib, Artinya Kita bisa melakukan shalat hajat sewaktu-waktu atau boleh dilakukan kapan saja dengan catatan tidak dilakukan pada waktu-waktu yang memang sudah dilarang dalam islam dan dilakukan antara 2 hingga 12 raka'at dengan salam di setiap 2 rakaat.

 Untuk Niat shalat hajat adalah  ;


اُصَلِّى سُنّـَةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالى Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala.  (Aku Niat Sholat Sunah Hajat Karena Allah)

Sampai disini ulasan singkat Sekilastau Tentang Shalat Hajat. Semoga Bermanfaat.....